Berapa Sih Tekanan Ban Ideal bagi Motor Anda?

Tekanan Ban Ideal bagi Motor - sparepartsrus.comSalah satu bagian vital motor yang jarang diperhatikan oleh pemiliknya adalah bagian ban. Biasanya orang paling malas kalau sudah disuruh memeriksa tekanan bannya secara rutin, kalau sudah kempes atau bocor, mereka baru sadar soal pentingnya ban. Kalo nggak ya biasanya disepelein.

Padahal yang namanya tekanan angin atau nitrogen pada ban sangatlah penting dan kalau tidak diperhatikan bisa mencelakakan kita, karena ban motor Anda bisa tiba-tiba saja meledak dan Anda kehilangan kontrol terhadap ban Anda.

Atau paling tidak, jika ban Anda sampai bocor atau meledak, Anda akan kehilangan banyak waktu gara-gara kurang memperhatikan tekanan ban Anda itu.

 

Jadi sebenarnya berapa sih tekanan ban ideal untuk motor Anda?

Simpelnya sih, tekanan angin atau nitrogen pada ban yang baik adalah tidak boleh terlampau tinggi dan juga tidak boleh terlampau rendah. Karena itu tadi, ban Anda bisa pecah sewaktu-waktu.

Isilah ban Anda pas sesuai yang ada pada petunjuk masing-masing jenis motor. Karena jenis motor Honda, pastilah akan berbeda dengan jenis motor Yamaha atau Suzuki. Jadi tidak boleh asal-asalan mengisi angin atau nitrogen. Perhatikan betul tekanan ideal yang dianjurkan oleh merek motor Anda.

Selain itu jenis ban tubless juga pasti akan berbeda dengan jenis ban yang menggunakan ban dalam. Jenis vleg racing juga pasti berbeda dengan jenis vleg biasa. Itu sebabnya, jangan asal-asalan saja dalam hal tekanan ban Anda.

Kalau Anda sadar, tekanan ban Anda itu sedikit banyak juga pasti berpengaruh kepada kemampuan manuver dan handling motor Anda. Tekanan angin ban motor yang kurang dan tidak sesuai dengan rekomendasi pabrikan, tentu akan mengganggu Anda dalam bermanuver menggunakan motor Anda.

Namun rata-rata tekanan angin pada ban depan pada motor bebek seperti Honda Supra X atau Yamaha MX akan berada dalam kisaran 30-31 psi dan tekanan ban belakang ada di kisaran 34-36 psi. Catatan Psi adalah singkatan dari pounds per square inch atau kekuatan tekanan per inchi persegi.

Untuk motor metik seperti Honda Beat, Honda Vario dan Yamaha Mio, pada ban depan idealnya adalah 30Psi dan ban belakang berada pada tekanan 35Psi. Kalau pun bergeser angkanya paling antara 1-2 Psi saja dari standar. Itu semua tentu untuk kenyamanan Anda.

Lalu bagaimana dengan motor-motor yang perawakannya jauh lebih besar atau motor yang masuk dalam kategori motor sport? Ya tentu saja, tekanannya juga perlu disesuaikan. Karena tekanan angin atau nitrogen untuk motor Kawasaki Ninja, Yamaha R15, dan Honda CBR, tekanan ban bagian belakang yang ideal berukuran 40Psi dan ban depan tekanannya 37Psi.

Pasti kita lalu bertanya-tanya lagi, mengapa tekanan depan dan belakang berbeda dan ban belakang pasti jauh lebih besar? Jawaban ilmiahnya adalah karena seluruh bobot motor tertumpu di bagian belakang motor, maka bagian belakang harus lebih keras. Semuanya itu tentu untuk kenyamanan Anda.

Namun kondisi ini tidak harus selamanya berlangsung begitu. Karena jika Anda sering melintasi jalan-jalan basah atau Anda berada di musim hujan, tekanan ban motor harus berbeda dengan kondisi sehari-hari. Karena sebaiknya tekanan angin atau nitrogen dalam ban harus dikurangi agar  daya cengkram ban juga semakin baik. Idealnya dikurang 2-3 psi dari yang biasanya agar Anda semakin nyaman.

Tekanan Ban Ideal bagi Motor - sparepartsrus.com

 

Jadi mulai sekarang, jangan asal-asalan mengisi tekanan ban motor Anda. Tanyakan pada mekanik yang sudah ahli di bidangnya dan usahakan datanglah pada tempat servis ban yang terpercaya. Misalnya Anda bisa mengecek dan mengisi tekanan angin ban di Planet Ban. Jika memang harus diganti maka jangan ragu membeli ban motor di Planet Ban. Ingat mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Jadi sebelum motor Anda mengalami masalah hanya gara-gara Anda lalai memperhatikan kondisi dan tekanan pada ban Anda, lebih baik sedikit repot menyesuaikan kondisi ideal ban yang direkomendasi oleh produsen motor Anda.

Apalagi dengan memperhatikan benar kondisi ban Anda, bukan saja Anda dapat terhindar dari masalah, tapi Anda juga dapat melakukan penghematan di sektor ban ini. Sebab jika kita merawat ban tetap dalam kondisi ideal, pastilah ban kita juga akan semakin awet dan kocek kita pun aman dari rongrongan tiba-tiba yang muncul dari motor kita. Selamat merawat ban lewat tekanan ideal yang diungkap di atas. (w2)