7 Bahaya Sering Bongkar Karburator Motor

bahaya sering bongkar karburator motor - speedpartsrus

7 Bahaya Sering Bongkar Karburator Motor – Pemilik motor karbu pasti paham gimana gregetnya bisa bongkar pasang motor karbu. Sebab motor keluaran jadul ini setelah dipakai sekian lama banyak mengalami masalah ini dan itu. Kini dalam perkembangannya motor karbu mulai ditinggalkan dan diganti dengan motor injeksi atau yang biasa dikenal sebagai teknologi EFI (Electric Fuel Injection) yang artinya bahan bakar bisa langsung terkomputerisasi. Keren!

Balik lagi to the topic, asik. Anda yang suka iseng bongkar pasang karburator motor perlu paham bahwa akan ada konsekuensi yang ditimbulkan. Apalagi jika Anda kurang berpengalaman dan hanya terima bongkar terima kasih hehe, motor karbu yang sering Anda bongkar akan mengalami beberapa masalah. Bahkan bisa-bisa akan berbahaya saat Anda gunakan nantinya. Karburator sendiri adalah alat yang berfungsi sebagai pengatur percampuran udara dan bahan bakar dalam proses pembakaran dalam mesin kendaraan karena alat ini sangatlah vital.

Lalu pertanyaan Anda, “lah kalau di bengkel juga dibongkar kan?” Yap betul! Sekalipun Anda pergi ke bengkel-bengkel pinggir jalan di Eropa pasti bakal dibongkar. Para teknisi membongkar pasang karburator mereka saat sedang melakukan service rutin. Bahkan teknisi-teknisi dulu selalu menyarankan untuk bongkar karburator supaya alat vital motor ini jangan bermasalah.

bahaya sering bongkar karburator motor - speedpartsrus

Minimal saat kita service dan ganti oli setiap 2.000 – 3.000 km atau sebulan sekali, karburator motor kita wajib diservis. Katanya agar motor nggak berebet akibat karburator kemasukan benda asing atau kotoran dari bahan bakar yang dikonsumsi motor. Kerak sisa pembakaran inilah yang kemudian mewajibkan motor perlu dibersihkan karburatornya.

Ternyata, sering mengutak-atik kaburator motor tak selalu bersifat positif, bahkan ada kalanya kebiasaan untuk bongkar pasang kaburator dapat membawa bencana pada motor Anda. Karena sebenarnya komponen satu ini tak perlu terus-menerus untuk dibongkar pasang, sebab sebaiknya kita hanya membongkar karburator jika jalur bensin mampet dan tidak bisa dibersihkan dari luar. Selebihnya ya cukup menyetel settingan angin karburator motor kita saja.

Apa sih akibatnya kalau kita sering bongkar pasang karburator? Berikut ini adalah beberapa efek negatif jika kita terlalu sering bongkar pasang karburator.

 

Tarikan Motor Lambat

Tarikan motor yang semakin berat mungkin pernah dialami banyak pemilik motor lama. Tidak terkecuali motor matic yang usianya sudah bertahun-tahun, apalagi jika motor Anda masih menggunakan mesin karburator. Perlu dipahami bahwa ada satu komponen penting dalam mesin yang dapat membuat motor Anda tetap hidup. Dan itu adalah komponen bahan bakar. Tersumbatnya bahan bakar tentu dapat menyebabkan tarikan motor jadi berat. Jika Anda sering membongkar pasang motor dan tidak memperhatikan setelan karburatornya, maka bisa-bisa malah membuat saluran karbu Anda menyumbat aliran udara dan bahan bakar.

 

Motor jadi susah hidup

Keluhan yang sering dialami oleh para pengguna motor karbu adalah mesin brebet di RPM rendah. Pasti kondisi ini akan sangat menyebalkan jika Anda lagi ada di jalanan macet. Hal ini biasanya ditandai dengan mesin telat merespon pembuka gas, akhirnya suara brebet keluar sebelum akhirnya mesin motor mati. Kejadian ini biasanya diakibatkan oleh setting-an karburator yang kurang tepat. Sebenarnya untuk mengatasi hal ini Anda hanya perlu mengganti pilot jet yang sesuai dengan ukurannya. Namun jika Anda kurang berpengalaman dan pengetahuan soal hal ini, bisa-bisa dimensi pilot jet yang salah yang Anda pasang. Ujung-ujungnya jangan heran jika akan menyusahkan setingan karburator.

 

Motor ngempos

Selain karena pilot jet, karburator yang tersumbat oleh kotoran karena salah bongkar pasang dapat membuat masalah pada motor matic. Di antaranya masalah ini seperti turun mesin, motor cepat panas, keluar asap, dan mati mendadak. Jadi, meski Anda sudah menarik gas dengan maksimal, motor tidak akan melaju juga.

 

Bahaya Lain Bongkar Karburator Motor

Sering bongkar pasang karburator adalah hal yang berbahaya, terlebih jika Anda suka memodifikasinya. Sebab ada beberapa komponen dalam karburator yang akan mengendur dan akhirnya rusak bila tidak segera ditangani. Misalnya seperti derat pada baut karburator akan cepat rusak bahkan dol. Pemutaran drat baut karburator dengan kasar akan menyebabkan drat-drat menjadi aus.

Bongkar karburator yang terlampau sering juga bisa menyebabkan bagian seal karburator menjadi cepat longgar. Sebaiknya hanya membongkar karburator hanya kalau ada kotoran debu atau air yang masuk, dan setting karburator saja jika ada yang kurang enak pada motor.

Karburator bocor gara-gara salah bongkar karburator juga bisa lho. Membran sendiri adalah alat yang terbuat dari bahan karet di karburator vakum dan memiliki peran sangat penting. Hampir semua mekanik biasanya melarang pemilik motor membuka bagian penting karburator karena jika tidak ahli sangatlah berbahaya. Sebab peranti satu ini akan sangat mudah rusak karena sering diutak-atik, apalagi jika kita menggunakan obeng untuk menyentuh membran ini. Karena bagian ini memang sangatlah sensitif.

Terakhir, jangan salahkan siapa-siapa jika karburator jadi cepat jebol. Sekali lagi, perawatan dan perlakuan yang keliru menyebabkan karburator sepeda motor cepat rusak, misalnya tuas gas sering ditarik ulur buat mainan akibatnya karburator membuat motor jadi, bensin rembes keluar dan motor susah dihidupkan.

Itulah 7 bahaya sering membongkar karburator yang bisa Anda alami sewaktu-waktu. Karena itu daripada membongkar karburator motor sendiri lebih baik bongkar rahasia teman Anda, lho salah. Carilah orang yang berpengalaman, dalam hal ini tentu saja mekanik di bengkel yang terpercaya. Apalagi sekarang sudah ada teknologi terbaru servis motor tanpa bongkar pasang motornya.

Cukup dengan cairan auto clean up dan auto tune up yang bisa membersihkan saluran bahan bakar karburator sampai tuntas. Lagi pula, jaman sudah berubah dan semakin canggih, semua dapat diatasi dengan sistem komputerisasi. Termasuk dalam servis motor. Jadi, daripada bikin susah hidup Anda sendiri membongkar pasang karburator motor dengan risiko tinggi, lebih baik servis motor Anda di tangan yang sudah ahli. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Berapa sih Tekanan Ban Ideal bagi Motor Anda?