Cerdas Beli Spare Part Motor Bekas, Ini Tipsnya!

Cerdas Beli Spare Part Motor Bekas - speedpartsrus

Ada kalanya spare part dan komponen motor kita ada yang bermasalah. Sebenarnya gampang-gampang aja sih, yang rusak tinggal diganti saja dengan yang baru. Tetapi beberapa spare part mungkin harganya cukup mahal bila harus diganti dengan spare part yang baru. Apalagi kalau semua yang ingin diganti spare part yang asli semua. Duh, bisa-bisa uang bisa habis dalam sekejap.

Untuk mengakalinya, spare part motor bekas pun bisa menjadi pilihan. Toko-toko spare part ini pun bisa ditemui di beberapa titik di daerah Jakarta. Tentu bukan hal yang aneh jika Anda berbelanja di tempat ini sebab banyak juga orang yang akhirnya membeli spare part bekas untuk menghemat biaya.

Tetapi, membeli barang bekas tentu harus banyak yang dipertimbangkan. Sebab barang bekas pasti memiliki beberapa masalah tersendiri karena itulah si pemilik menjual spare partnya. Malah kalau Anda tidak teliti dalam membeli, Anda bisa terkena apes dan rugi yang lebih besar. Nah, karena itu sebelum membeli Anda harus memperhatikan hal-hal berikut ini!

 

Cerdas Membeli Spare Part Bekas - Speedpartsrus

Pahami komponen apa yang butuh diganti

Untuk mengetahui apa yang perlu Anda ganti, lakukan pengecekan pada motor Anda. Jika sekiranya saat dihidupkan atau dijalankan ada tarikan yang berbeda, maka komponen itulah yang bermasalah. Atau jika Anda kurang paham tentang spare part motor, Anda bisa ke bengkel dulu untuk bertanya-tanya.

Memahami komponen apa yang harus diganti tentu sangat penting dan memudahkan Anda dalam membeli spare part bekas.

 

Cari di mana pusat penjualan spare part bekas terdekat

Ada beberapa pusat penjualan spare part bekas yang sudah dari jaman lawas bertengger di sekitar ibu kota. Pasar-pasar onderdil dan spare part ini pasti akan menjadi surganya para pencari spare part bekas. Sentra penjualan spare part bekas yang bisa Anda datangi antara lain Asem Reges, Pasar Poncol Senen, Jalan Raya Bogor, Kramat Jati, dan Pal Merah. Selain itu ada juga sentra otomotif Tanah Abang dan Jalan Jati Baru, sentra spare part Kebon Jeruk 3, Sentra Pasar Minggu, Jalan Raya Lenteng Agung, Jalan Mampang Prapatan. Nah, dimana lokasi yang paling dekat dengan wilayah Anda?

 

Perhatikan fisik dan kualitas spare part yang akan dibeli

Spare part bekas tentu akan kalah jauh kualitasnya dengan spare part yang baru. Namun bukan berarti Anda tidak bisa mendapat yang bagus di pasar spare part bekas. Nah, di sinilah ketelitian Anda diuji. Perhatikan fisik dan kualitas spare part yang akan dibeli. Juga tanyakan harganya, apakah menurut Anda harga dan kualitasnya masih layak untuk dibeli.

 

Cerdas Membeli Spare Part Bekas - Speedpartsrus

Tawar harga selagi bisa

Karena bekas, ada kemungkinan harganya masih bisa Anda nego. Jika sekiranya harga spare part yang hendak Anda beli terlalu mahal, sebaiknya tawar dulu. Namun jika Anda merasa harganya masih kurang cocok maka cari penjual lain.

Yang patut diperhatikan adalah jangan sekali-kali tergoda dengan harga yang murahnya tidak masuk akal. Karena bisa jadi, harga yang sudah dibanting tidak akan bisa Anda gunakan lagi.

 

Iseng lah bertanya kenapa spare part tersebut dijual pada lapak

Tips cerdas selanjutnya adalah jangan malu bertanya alasan spare part itu dijual pada si lapak. Tidak ada salahnya kok untuk bertanya. Malah dari jawaban yang ia berikan, Anda bisa menilai apakah spare part bekas tersebut layak Anda beli atau tidak. Jika alasan yang diberikan logis, maka lanjutkanlah transaksi Anda.

Cerdas Membeli Spare Part Bekas - Speedpartsrus

Beli spare part bekas online?

Jaman sekarang, semuanya bisa Anda beli secara online. Namun amankah membeli spare part bekas secara online? Membeli spare part bekas online tentu ada risikonya tersendiri. Sebab Anda tidak dapat memegang dan melihat langsung barang yang hendak dibeli. Jadi ada kemungkinan Anda mendapat spare part dengan kualitas yang rendah. Namun jika Anda tetap ingin bertransaksi online, pilihlah layanan COD. Sehingga Anda bisa membayar setelah barang dikirim ke rumah Anda.

Itulah cara cerdas membeli spare part bekas yang bisa Anda terapkan sebelum membeli. Membeli spare part bekas tentu ada untung-ruginya. Keuntungannya Anda bisa mendapatkan harga yang jauh lebih miring dibandingkan harga aslinya. Namun ada pula kemungkinan spare part tersebut akan merusak komponen yang lainnya. Namun, yang lebih penting adalah, rawat motor Anda secara rutin agar terhindar dari kerusakan berat. Tentu ini akan lebih baik daripada Anda harus mencari spare part untuk mengganti komponen motor Anda. Servislah di tempat yang terpercaya, di Planet Ban misalnya. Di Planet Ban Anda dapat melakukan servis dan mengganti ban motor dengan aman dan tanpa antri! Anda pun dapat berkonsultasi dengan nyaman pada mekanik yang ada di Planet Ban. Daripada mengobati, lebih baik mencegahnya dulu ‘kan?

 

Baca juga:

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet

Sebagai rider harian, kadang kita lalai memperhatikan kondisi ban motor kita. Ya, lumrah halnya jika Anda hanya punya sedikit waktu untuk mengurus motor karena terlalu sibuk bekerja. Padahal pengecekan ban merupakan hal yang sangat penting untuk memberi rasa aman saat berkendara.  

Tahukah Anda, jika pengecekan ban jarang dilakukan bisa-bisa kondisi ban yang semakin parah akan mencelakakan penggunanya. Kalau sudah begini, siapa yang patut disalahkan? Tentu diri kita sendiri sebagai pemilik motor. Memang kalau dipikir-pikir, merawat motor sama halnya dengan merawat tubuh kita sendiri. Kesehatan itu mahal ‘kan?

Jika setidaknya kita bisa berkorban sedikit untuk pengecekan ringan ini, Anda tentu tidak perlu menghabiskan waktu dan uang yang banyak. Cek ban motor matic secara berkala akan mempermudah pekerjaan Anda. Sebab jika kita merawat ban kendaraan kita secara teratur, ban kendaraan akan lebih awet dan tak cepat rusak.

Lalu, bagaimana caranya merawat ban motor matic supaya lebih awet? Simak tips berikut ini!

 

Sesuaikan ban dengan ukuran velg AndaCara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet - speedpartsrus.com

Hal pertama yang sering diabaikan oleh sejumlah pengguna motor adalah lalai memperhatikan ukuran ban dengan velg. Padahal pabrik sudah mengeluarkan aturan tertentu untuk setiap produk yang dikeluarkan. Namun terkadang kita sebagai pemilik suka memodifikasi tanpa memperhitungkan hal tersebut, akibatnya kerja ban jadi lebih berat dan laju kendaraan ikut terkendala. Efek sampingnya selain kerap merusak ban, juga membuat boros kendaraan yang Anda pakai.

 

Selalu rutin periksa tekanan kondisi ban

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet - speedpartsrus.com

Ban yang sudah lama dipakai akan ada masanya untuk aus. Lalu, bagaimana caranya supaya ban motor yang kita gunakan tidak cepat aus adalah dengan melakukan cek ban secara berkala. Dengan membiasakan diri mengecek tekanan angin pada ban, membuat tekanan akan stabil dan menyebabkan kerja ban akan semakin ringan. Selain itu Anda juga dapat terhindar dari kecelakaan yang tidak kita inginkan akibat gesekan ban dan aspal yang membuat ban cepat panas dan akhirnya meletus tanpa Anda perkirakan. Tekanan ban yang ideal biasanya tercantum pada stiker di bagian dalam pintu mobil atau chasis motor Anda. Sebaiknya pengukuran tekanan ban dilakukan saat ban dalam keadaan dingin dan jangan dalam keadaan panas. Hal ini dimaksudkan agar saat pengecekan, tekanan ban Anda dapat diukur secara optimal.

Motor matic dengan bobot ringan membutuhkan tekanan angin pada roda depan sekitar 28 sampai 30 PSI (pounds per square inch). Artinya, Anda bisa menggunakan 28 PSI jika sepeda motor Anda lebih sering digunakan sendiri, sementara tekanan angin 30 PSI adalah jika motor Anda digunakan untuk berboncengan atau menanggung beban berat.

Untuk roda belakang motor matic dan bebek, tekanan yang dipakai sekitar 34 – 36 PSI. Sama seperti di atas, tekanan 34 PSI untuk berkendara sendiri dan 36 PSI adalah untuk pengguna yang berboncengan atau membawa beban tambahan.

 

Cek kondisi pentil ban kendaraan

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet - speedpartsrus.com

 

Coba cek kembali, apakah di ujung tutup angin ban Anda masih terpasang pentil dengan benar? Ini penting sebab jika pentil ban kita tidak dalam keadaan tertutup akan menyebabkan berkurangnya tekanan angin pada kendaraan saat roda berputar. Dan jika hal ini terus dibiarkan dalam waktu yang lama, maka performa ban pada roda kita akan menurun dan kerja ban jadi lebih berat. Dan seperti sudah dijelaskan di atas bahwa berkurangnya tekanan akan membuat ban jadi cepat aus.

 

Perhatikan juga bobot beban yang akan diangkut oleh motor matic Anda

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet - speedpartsrus.com

Pernah melihat pengendara yang membawa barang hingga membumbung tinggi? Inilah salah satu hal yang sering menjadi masalah sering rusaknya motor Anda. Karena beban yang berlebihan itu dapat menyebabkan tekanan ban semakin besar dan sangat berbahaya. Maka idealnya kita tidak mengangkut barang dalam jumlah yang terlalu banyak. Jika memang harus membawa boncengan yang berat, sebaiknya lakukan secara mencicil.

 

Jangan terobos jalan berlubang

Cara Merawat Ban Motor Matic Lebih Awet - speedpartsrus.com

Siapa pula yang ingin menerjang jalan berlubang? Mungkin itulah yang Anda pikirkan. Yup, sebaiknya perhatikan benar-benar jalan yang Anda lalui, terutama yang perlu Anda hindari adalah jalan-jalan berlubang. Ada kalanya kita sering menerjang lubang yang ada pada jalan. Alasannya tidak melihat atau sudah tanggung. Padahal dengan menerjang lubang secara perlahan akan merusak ban Anda. Bahkan jika “terobosan” yang Anda lakukan terhadap lubang menyebabkan guncangan cukup keras akan membuat ban Anda jadi benjol-benjol atau ban jadi tidak seimbang lagi. Karena itu sebisa mungkin hindari lubang pada jalan yang Anda lalui.

Itulah beberapa cara penting yang perlu Anda perhatikan dalam merawat ban motor matic lebih awet. Semoga bermanfaat!

THR Buat OJOL? Begini Kiat-Kiatnya

THR Buat OJOL? Begini Kiat-Kiatnya

Transportasi online atau kerap disebut dengan ojek online (Ojol) telah menjadi salah satu transportasi Andalan bagi sejumlah daerah di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Apalagi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap jasa transportasi online ini sedang tinggi-tingginya.

Foto: Ilustrasi Ojek Online, uangonline.com

Maka tak heran kalau ojek online telah menyediakan lapangan kerja baru bagi siapa saja. Bahkan bagi para driver ojek online, keberadaan ojek berbasis aplikasi ini telah membuat perekonomian mereka meningkat.

Ada yang menjadikan ojek online sebagai sumber penghasilan utama, tapi ada juga yang menganggapnya sebagai “usaha iseng-iseng” saja. “Ah, yang penting ada pemasukan, beberapa trip sehari sudah cukup,” begitu kata penarik ojek online sambilan.

Bagi para driver “Ojol full timer”, tentu mereka ingin meraih sebanyak-banyaknya trip agar bonusnya pun luar biasa. Karena dalam setiap target trip yang bisa mereka lalui, ada bonus menanti di depan mati. Semakin banyak tingkatan trip, maka bonusnya juga akan semakin tinggi. Bahkan ada kelakar bahwa mereka rela tua di jalan, mungkin mirip nyanyian band Armada, “Pergi Pagi, Pulang Pagi”.

Konsep “pergi pagi, pulang pagi” inilah sebenarnya kurang sehat bagi para driver ojol. Sebab selain mempengaruhi kesehatan tubuhnya, ritual pergi pagi pulang pagi ini juga membuat soak motor yang mereka tumpangi.

Adakalanya driver kurang memikirkan kondisi ini sehingga kecenderungan memaksakan diri adalah keputusan yang diambil. Akibatnya, terkadang kita mendengar cerita ada driver ojol yang terkapar di jalan karena kecapean. Repotnya lagi kalau mereka sampai jatuh sakit dan dirawat, karena secara otomatis selain memangkas jumlah tabungan juga bisa menghilangkan pendapatan sama sekali.

Maka sebenaranya bagaimana sih cara agar para driver ojol bisa mendapatkan penghasilan maksimal tanpa harus memforsir tenaganya.

  1. Sayangilah badan Anda. Kita tahu bahwa tubuh kita memiliki spare part yang tidak dijual di pasaran umum. Karena itu menjaga kondisi badan jauh lebih penting daripada memforsir tubuh Anda tanpa jeda istirahat. Sebab kekuatan tubuh manusia maksimal hanya 8 saja, jadi idealnya menariklah pada jam-jam sibuk saja dimana poin Anda tetap cukup tinggi, walau hanya menarik beberapa order. Contoh Anda bisa keluar jam 5 – 8 pagi untuk mengantar anak sekolah dan karyawan berangkat, kemudian beristirahatlah. Lalu kembali keluar jam 12- 13 untuk mengantar anak sekolah atau karyawan makan siang. Dan ketiga Anda kembali keluar menuju statsiun atau pusat perkantoran pada jam 15 – 19. Kemudian beristirahatlah untuk persiapan esok hari.
  2. Dengan pola narik seperti di atas, Anda juga telah menghemat sparepart motor Anda. Kalau motor terus diforsir akibatnya banyak komponennya yang rusak sebelum waktunya. Atau paling tidak Anda harus mengganti oli atau ban jauh lebih cepat. Sementara Anda akan mustahil jika terus mengejar bonus maksimal. Buat apa bonus maksimal jika motor cepat rusak, akhirnya bengkel dan dokter yang menikmati hasil kerja keras Anda. Kalau uang itu Anda tabung, toh nanti Anda bisa menciptakan Tunjangan Hari Raya (THR) Anda sendiri.
  3. Belilah selalu produk-produk berkualitas di toko-toko onderdil yang punya jaminan seperti Planet Ban. Agar barang yang Anda beli bisa berumur cukup panjang dengan demikian Anda bisa menyisihkan uang pembelian oli atau ban yang mungkin untuk 2 kali jadi cukup satu kali ganti saja dalam sebulan. Selain itu dengan adanya program-program promo yang digelar sepanjang tahun 2018 ini, Anda bisa memangkas biaya hingga 25 persen tergantung promo yang ada. Uangnya bisa Anda tabung sebagai THR Anda kelak. Tak Cuma itu, kalau Anda beruntung bukan tidak mungkin Anda juga bisa memenangkan hadiah milyaran dalam promo Planet Ban yang digelar sampai akhir tahun 2018 ini.

Demikian cara mendapatkan THR bagi para pengemudi ojek online, semoga tulisan ini bisa bermafaat. Silakan Anda mempersiapkan THR Anda sendiri. (red)

 

Asuransi Mudik Secara Cuma-Cuma? Baca Dulu Sampai Habis!

Asuransi Mudik Secara Cuma-Cuma? Baca Dulu Sampai Habis!

Tak terasa Hari Raya Idul Fitri hanya tinggal memasuki hitungan bulan saja. Pemerintah sudah menetapkan Hari Raya umat Islam ini akan jatuh pada tanggal 15-16 Juni 2018 mendatang, berikut tambahan waktu cuti bersama. Itu artinya, Lebaran Anda tahun ini akan bertambah panjang.

Tentu Anda sudah mempersiapkan “hari kemenangan” itu jauh-jauh hari, bahkan beberapa di antara kita pasti akan menjalani ritual mudik ketika menyambut hari raya ini. Dengan tambahan cuti bersama ini, tentu masa mudik Anda pun akan semakin panjang.

Lalu sejauh mana persiapan Anda? Apakah Anda sudah memesan tiket kereta atau bus untuk pulang ke kampung halaman ketika Lebaran tiba? Atau Anda akan mencoba mudik dengan kendaraan motor sendiri?

Foto: Ilustrasi Mudik Menggunakan Motor, Pexels

Kalau mudik dengan motor adalah pilihan Anda, tentu harus ada persiapan yang matang sebelum Anda mudik dengan motor Anda. Mungkin saja, Anda sudah menyiapkan motor Anda jauh-jauh hari, tapi apakah Anda tahu bahwa mudik dengan motor jelas mengandung resiko yang jauh lebih besar dibandingkan mudik dengan kendaraan umum. Apakah Anda sudah memperhitungkan hal itu?

Mungkin beberapa di antara kita bilang bahwa mudik dengan motor adalah kebiasaan saya dari tahun ke tahun, jadi tak perlu ada lagi yang dikhawatirkan. Apalagi tentu Anda sudah paham benar jalur-jalur yang akan dilalui. Namun apakah kita bisa tahu kapan “hari nahas” akan terjadi? Bukankah saat di perjalanan, kita mungkin saja mengalami kecelakaan? Jika hal itu terjadi, siapa yang akan menanggung biaya perawatan Anda di rumah sakit.

Untuk mengantisipasi hal itu, tampaknya Anda perlu memikirkan untuk mengcover diri Anda dengan perlindungan asuransi. Dengan memiliki asuransi kecelakaan, setidaknya Anda akan merasa lebih aman dibandingkan Anda pergi mudik tanpa perlindungan sama sekali.
Hanya saja banyak orang yang kurang paham tentang manfaat asuransi atau mereka berpikir membayar premi asuransi hanya buang-buang uang saja, atau juga proses pengajuan asuransi sangatlah rumit dan berbelit-belit. “Daripada beli premi asuransi, lebih baik saya membeli ban yang akan dipakai untuk mudik,” mungkin begitu pikiran sebagian besar orang.

Kalau Anda masuk dalam kategori orang yang berpikir demikian, Anda sudah “terjebak” pada konsep yang salah. Sebab sekarang ada kok cara untuk mendapatkan premi asuransi gratis selama mudik. Selain itu Anda juga bisa mendapatkan ban berkualitas untuk perjalanan mudik. Loh, kok bisa? Bagaimana caranya?

Caranya sangat mudah, Anda akan memperoleh asuransi kecelakaan diri hanya dengan membeli ban Michelin di Planet Ban dalam jumlah tertentu. Dengan berbelanja ban motor Michelin di Planet Ban, Michelin bekerja sama dengan asuransi Zurich akan menjamin keselamatan Anda saat pulang kampung. Selain itu proses pengurusan asuransinya pun tidak berbelit-belit.

Foto: Ilustrasi, planetban.com

Proses penjaminan diri Anda sudah dilakukan ketika Anda membeli ban ini. Setelah membeli ban Michellin di Planet Ban, Anda akan mendapatkan kartu member PB-Michelin-Zurich. Dengan memiliki kartu ini, secara otomatis Anda sudah tercover asuransi kecelakaan diri dengan nilai santunan hingga Rp. 10.000.000, biaya pengobatan selama di rumah sakit, evakuasi medis darurat, pemulangan medis darurat, pemulangan jenazah hingga perlindungan bagasi pribadi dan lain-lain. Tapi ingat asuransi ini hanya berlaku untuk satu nomor polisi kendaraan dan tidak berlaku kelipatan..

Mudah, bukan? Dengan perlindungan asuransi di tangan, perjalanan mudik Anda akan semakin menyenangkan. Dan Anda pun bisa bersilahturahmi dengan keluarga Anda tercinta di kampung halaman. Jadi mau tunggu apalagi, segera beli bannya dan dapatkan asuransi kecelakaan diri untuk persiapan mudik ini secara cuma-cuma. (red/w2)

(Artikel ini disponsori)

Ban Anti-Licin Saat Hujan, 3 Hal Ini Harus Kamu Lakukan Agar Berkendara Aman Saat Hujan

Ban Anti-Licin Saat Hujan, 3 Hal Ini Harus Kamu Lakukan Agar Berkendara Aman Saat Hujan

Musim hujan telah tiba. Aktifitas sehari-hari telah diiringi oleh hujan, baik pagi ataupun malam hari. Perjalanan yang ditempuh dengan motor harus semakin ekstra hati-hati. Pengendara motor tidak boleh sembarangan menerjang genangan air, agar tidak merusak mesin motor dan menyebabkan kejadian yang tidak menyenangkan.

Read more