Berapa Bulan Sekali Servis Motor Injeksi yang Direkomendasikan?

berapa bulan sekali servis motor injeksi
berapa bulan sekali servis motor injeksi

Dari semua jenis motor yang sudah keluar di pasaran, motor injeksi saat ini adalah motor yang paling menguasai pasar di Indonesia. Katakanlah mulai dari tahun 2012an, motor matic dengan basis karburator mulai ditinggalkan demi sistem injeksi yang lebih modern. 

Meskipun pada intinya karburator dan injeksi adalah penggerak motor, namun karena sistem injeksi dinilai lebih praktis dan irit bahan bakar, maka pabrikan motor pun meninggalkan sistem karburator pada motor keluarannya. 

Sedikit tentang sistem injeksi, sistem ini diatur oleh kelistrikan yang rumit dan mendongkrak tenaga motor dan membuat bahan bakar lebih irit. Sebab sistem injeksi bisa membaca sinyal dari sensor yang terdapat pada mesin motor. Dengan adanya sensor ini, penggunaan bahan bakar bisa lebih disesuaikan dengan kebutuhan pengendara. Dan tidak terbuang percuma.

Servis injeksi motor

Baiklah langsung saja, kita masuk pada fokus pembahasan motor injeksi saja. Di awal kemunculannya motor ini diklaim bebas perawatan daripada motor karburator. Sebab seperti yang sudah dibahas di atas, motor injeksi dapat menggunakan sensornya untuk menyesuaikan penggunaan bahan bakar. Karena pintar, konon ada yang bilang servis motor injeksi hanya perlu diservis setahun sekali. Hmmh.. Gak berani coba sih. 

Ada juga klaim lain yang mengatakan kalo asal digati oli sebulan sekali saja motor injeksi sudah terawat dengan baik. Kalo Anda tim yang mana nih??

berapa bulan sekali servis motor injeksi
sumber: liputan 6

Berapa bulan sekali servis motor injeksi?

Jadi sebenarnya waktu yang baik itu berapa bulan sekali servis motor injeksi?

Pertanyaan ini banyak muncul dan menghiasi hati saya. Haha! Nggak di hati juga sih. Tapi yang perlu Anda tangkap poinnya adalah, sekalipun mesin injeksi ini lebih bagus daripada karburator, tetap saja yang namanya mesin akan berangsur-angsur rusak sesuai dengan masanya. 

Manusia aja bisa menua dan onderdilnya pada loyo.. Begitu juga dengan part-part dan kondisi motor. Kalau istri minta krim anti aging untuk menghindari penuaan dini, saya rasa kalo motor bisa ngomong juga pengen krim ini agar tidak cepat menua. 

Apalagi bisa Anda bayangkan setiap hari motor digunakan dan mengalami suhu panas di dalam mesin. Bahan-bahan besi, aluminium, dan karet tentu akan cepat rusak. 

Kalau Planet Ban menyarankan cukup 5000 km sekali untuk melakukan perawatan pada motor injeksi. 5000 km ini biasanya ditempuh oleh pengendara motor harian sekitar 2-3 bulan. Ini berlaku untuk motor baru atau jadul.

Sebab kalau lebih lama dari itu, dikhawatirkan ruang CVT jadi kotor dan lebih cepat panas. Kalau sudah kotor, nantinya ruang CVT tidak dapat memutar sirkulasi udara dengan baik. Keadaan ruang CVT yang suhunya panas karena gesekan pun akhirnya merusak part-part CVT di dalam ruang CVT. Apalagi jika motor dipakai sehari-hari dengan intensi pemakaian 40km bolak-balik, entah pergi kantor-rumah, atau ngojol seharian. 

Biaya servis injeksi motor

Berapa sih biaya servis motor injeksi untuk motor Honda, Yamaha, dan parikan motor matik lainnya?

Di bengkel motor injeksi terdekat, biaya servis injeksi motor paling murah biasanya berkisar 50 ribu sampai 150 ribu. Tergantung bila ada servis injektor motor, ganti oli atau penggantian sparepart lainnya.

Sebenarnya tidak perlu sampai semahal itu. Cukup dibersihkan CVT-nya setiap 5000km dan ganti oli teratur sudah membuat keadaan motor sehat terawat. Seperti yang ditawarkan Planet Ban, servis rutin ini hanya 39ribu saja. 

Servis rutin motor 39ribu ini sudah meliputi pembersihan CVT, pembersihan throttle body, serta pengecekan dan penyetelan umum seperti ban, rem, radiator, aki, filter udara, busi, ECU, & rantai/belt. Lengkap ya!

Semua part-part yang vital untuk motor ini dibersihkan dan dicek dengan harga cuma 39 ribu saja. Tentu lebih murah dibanding jika motor Anda harus turun mesin di kemudian hari, atau bahkan mengalami CVT belt putus tiba-tiba di jalan.